8
february 2009
MENANTI YANG TAK PANTAS DINANTI
Di sunyi malam ku
sendiri
Bertanya pada bintang
bulan
Mengapa ku begini
Mereka tersenyum
Sesekali menggodaku dengan kelipannya
Menghiburku
Mengusir perih yang semakin perih
Ku tersenyum sesaat
Dan bayangan itu muncul
lagi
Kutersenyum gentir
Menahan sakitnya hati
tak terobati
Berusaha bahagia walau
terus menangis
Menangisi kebodohan di
masa itu
Bodoh membuka hati ini
lebar-lebar
Menyambutnya penuh
cinta dan sayang
Dan kini.
Terbalaskan sudah penantianku
Dibalas sakit yang tiada terbendung
Sesak.. ingin melupakan
Namun tak bisa
Ku telah membencimu
Karena ku terlalu mencintaimu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar