20
agustus 2008
PERTANYAAN HATI
Detik demi detik
menjeratku
Tiada waktu tuk
bernafas lagi
Kebingungan, kekecewaan
menyelimuti
Tiada kata terucap dari
bibir ini
Hati yang tinggi meninggalkanmu di sana
Menanti kau akan mengejar lariku
Mengucapkan satu kat satu ekspresi
Meluluhkan hati yang beku olehmu
Penantian kata itu
berlalu jua
Tanpa ada jawaban sang
waktu
Ku menangis sang pujaan tak
bertanya
Ku bertanya sang waktu
tak menjawab
Berat hati menyentuh kata indah
Peluh dan air mata terus menunggu
Menunggu dia yang ku nanti
Menunggu dia yang bersalah
Tidak ada komentar:
Posting Komentar