MEREKA
HANYA MELIHATMU, NAMUN KAMU TIDAK MELIHAT MEREKA
Hai generasi muda yang kini sedang
duduk di bangku sekolah hingga perkuliahan. Apa yang tengah kalian lakukan untuk
masa depan kalian saat ini ? Apakah sedang menghabiskan waktu berkeliling ga
jelas dengan motor baru yang baru dikredit orang tua kalian selama 2 – 3 tahun ke depan ? atau sedang belajar merias wajah
dengan alat make up yang baru kalian beli dari uang bulanan yang diberikan
orang tua kalian yang seharusnya untuk menunjang pendidikan kalian di kota
rantauan ? atau sedang berkeliling-keliling mall untuk mencuci mata dan
meningkatkan sifat konsumtif kalian ? atau sedang hang out bersama kawan
berjam-jam di kafe yang membahas tentang harta milik orang tua kalian, yang
entah itu mungkin kebohongan dari mulut kalian yang masih muda ? atau untuk
sekedar setia bertemankan playstations dari pagi hingga pagi lagi ? atau
membiarkan mata kalian tetap terkonsentrasi dengan sosial media, berharap
mendapat pacar yang cakep dan tajir ? Apakah itu yang kalian lakukan ? aku
berharap tidak walaupun aku sangsi akan harapanku.
Ingatkah kamu sewaktu kamu kecil
bagaimana kedua orang tuamu mengajarimu merangkak, berjalan, berlari, berbicara,
membaca, menulis, dan berhitung. Bahkan masih banyak lagi yang mereka ajarkan
untukmu. Mengajari melakukan sesuatu yang sebelumnya sulit kamu lakukan. Apakah
kamu ingat perjuangan kedua orang tuamu untuk membuatmu mampu dan mandiri
sedari kecil ? tentu saja kamu tidak ingat, karena mungkin kamu terlalu kecil
untuk menyimpan kenangan itu semua. Namun, setiap bayi yang terlahir akan
merasakan semua pengorbanan orang tua mereka masing-masing dengan cara yang
sama dan cinta yang sama. Yap ! Cinta.
Cinta. Kata yang begitu indah dan
memiliki makna mujizat saat memakainya untuk kebaikan. Orang tua yang
mengajarimu pertama kali akan caranya mencintai dan dicintai. Lantas bagaimana
bisa kamu seolah-olah tidak mencintai kedua orang tua mu yang banting tulang
memenuhi kebutuhan hidup dan pendidikanmu ?
Bahkan kamu lebih memilih untuk
menghargai teman-teman yang baru setahun atau dua tahun kamu kenal. Kamu lebih
rela memfoya-foyakan uang jajanmu demi kekasih hatimu yang padahal uang jajan
itu didapat orang tuamu dengan susah payah. Kenapa kamu bisa mencintai orang-orang
yang tidak ada hubungan darahnya denganmu dibandingkan kedua orang tuamu yang
jelas-jelas menyumbang setengah dirinya untukmu lahir kedua ini ?
Mereka mengajarkan cinta padamu dan
kamu menerapkannya lebih ke orang-orang asing di hidupmu sebelumnya. Kamu
merasa maaf dari orang tua akan lebih gampang kamu dapatkan dibandingkan maaf
dari teman atau pacar. Oleh karena itu kamu bersusah payah untuk menunjukkan
rasa cintamu pada teman dan pacarmu dibandingkan kepada kedua orang tuamu.
Bagimu tidak masalah melukai kedua hati orang tua mu, mereka akan segera
memaafkanmu. Yah, benar. Mereka akan segera memaafkan mu karena mereka
mencintaimu. Setiap harinya mereka menunjukkan rasa cintanya padamu dengan
memaafkanmu namun cinta mereka tidak terbalaskan setimpal dari perbuatan baikmu
pada mereka.
Tidak sulit bagimu untuk menjadi
anak yang berbakti. Orang tua tidak akan memaksakan anaknya untuk menjadi apa
yang dikehendakinya. Orang tua akan bangga padamu ketika kamu mau
memperlihatkan rasa cintamu pada mereka. Mudah saja. Turuti semua keinginan
mereka. Lakukan apa yang mereka inginkan, dan jangan lakukan apa yang mereka
larang. Namun, kenyataannya kamu tidak mengindahkan keinginan mereka. Padahal
keinginan mereka bukanlah benar-benar untuk kepentingan mereka, melainkan untuk
kepentingan mu sendiri di masa depan.
Orang tua tidak mengharapkan sekali
anaknya harus menjadi juara kelas atau berprestasi di segala bidang. Orang tua
akan lebih mengharapkan anaknya tumbuh menjadi pria dan wanita dewasa berakhlak
mulia. Adapun prestasi dan kesuksesan yang diperoleh kelak adalah bonus untuk
kamu-kamu yang tetap berpegang teguh pada nasehat-nasehat orang tuamu.
Lihatlah lebih dalam dari hatimu
bagaimana dulunya kamu kecil hingga sekarang menjadi lelaki dan wanita remaja
dan dewasa saat ini. Pengorbanan seperti apa lagi yang kamu harapkan akan
mereka berikan untukmu ? tidakkah kamu ingin berganti untuk berkorban demi
membahagiakan mereka ? tidakkah kamu malu terus-terusan dicintai tanpa membalas
cinta mereka ?
Ingatlah. Mereka orang tuamu. Bagaimanapun
mereka tidak akan punya alasan meninggalkanmu. Mereka akan selalu ada untukmu
di setiap momen hidupmu. Membantumu dengan seluruh upaya mereka walau itu
sebenarnya mustahil mereka upayakan. Tidakkah kamu bayangkan besarnya cinta
mereka untukmu bertahun-tahun dalam kehidupanmu ?
Buktikan pada mereka bahwa mereka
tidak salah memiliki seorang anak seperti kamu. Buktikan pada dunia bahwa kedua
orang tuamu adalah orang tua terbaik. Buatlah mereka bangga sebelum ajal
menjemput mereka. Senyuman bangga mereka saat melihatmu di masa depan adalah
medali termahal semasa hidupmu. Percayalah !!
.Dreamerwhite.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar