23
may 2008
SANG PEMIMPI
Kicauan burung
membangunkan sepi
Tiada kepastian terjadi
disini
Lelah hati selalu
menanti
Dia yang dulu menjadi
cahaya hati
Bukan diri ingin menanti
Dia yang selalu dating hadiri mimpi
Menghalangi aku yang hendak berlari
Meninggalkan dia pujangga hati
Tapi bayangan kemarin
terus mengusik
Hingga aku berdiam diri
Selalu hidup dalam
mimpi
Untuk menanti sebuah
janji
Tidak ada komentar:
Posting Komentar