Rabu, 04 September 2013

dunia terus memanggil - poem



                                                                        11 November 2008

DUNIA TERUS MEMANGGIL

        Detik hidup dalam gerak langkahku
        Ku menitikkan peluh dan air mata di tanah ini
        Ku memanggil tak ada yang menyahut
        Ku bertanya tak ada yang menjawab

Dunia ini telah buta, tuli, bisu
Meniadakan semua yang ada
Memusnahkan mereka yang menangis
Menangisi kebodohan mereka yang polos

        Dia yang tertawa akan terus tertawa
        Dia bahagia karena mereka yang bodoh
        Dia yang terus menginjaki istana
        Hanya terus menginjaki kemiskinan

Ku bukan dia yang tak berhati
Ku bukan mereka yang bodoh
Aku hanyalah mata dan telinga
Membenci dia dan mengasihani mereka

        Doa yang tulus akan mengantarkan mereka bahagia
        Bukan bahagia di dunia yang fana
        Tapi bahagia di dunia terindah
        Bersama aku yang terus tersenyum

Tidak ada komentar:

Posting Komentar