Rabu, 04 September 2013

menanti yang tak pantas dinanti - poem



                                                        8 february 2009
MENANTI YANG TAK PANTAS DINANTI

        Di sunyi malam ku sendiri
        Bertanya pada bintang bulan
        Mengapa ku begini

Mereka tersenyum
Sesekali menggodaku dengan kelipannya
Menghiburku
Mengusir perih yang semakin perih

        Ku tersenyum sesaat
        Dan bayangan itu muncul lagi
        Kutersenyum gentir
        Menahan sakitnya hati tak terobati
        Berusaha bahagia walau terus menangis
        Menangisi kebodohan di masa itu
        Bodoh membuka hati ini lebar-lebar
        Menyambutnya penuh cinta dan sayang

Dan kini.
Terbalaskan sudah penantianku
Dibalas sakit yang tiada terbendung
Sesak.. ingin melupakan
Namun tak bisa
Ku telah membencimu
Karena ku terlalu mencintaimu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar