Minggu, 28 Desember 2014

The Greatest Love

Setahun lebih aku mencariNya dengan cara ku.
Dalam gelapNya malam
Dalam derai air mata tak henti
Dalam kesesakan hati
Mencari dan terus mencari di setiap lembaran firmanNya
Namun, nihil ku dapatkan
Tenang hatiku, sesaat saja
Tanpa mengerti
Masih melalui malam yang sama di tahun yang sama
Menangis dalam kesesakan lagi dalam doa yang tulus
Berharap ada keajaiban datang dan hati bisa terubahkan
Yang ku tau Dia tak pernah tutup telinga akan doa-doaku
Dia tak pernah tutup mata akan air mata dan rapuhnya hatiku
Dia menjawab doaku dengan caraNya 
Lebih indah dan sangat sempurna dari yang ku harapkan
Dia beri aku sukacita penuh dan damai sejahtera yang ga bisa ku ungkapkan dengan kata-kata
Aku merasa Dia selalu di sampingku
Memelukku, menjagaku, memastikan aku tetap berjalan di jalanNya
Setiap ku jatuh akan pergumulanku, Dia tetap setia
Walau hatiku tidak benar
Hatiku tak tenang, seolah mendengar Dia sedang memanggilku dengan lirihNya
Ku merasakan kekecewaanNya
Dia sedih aku menyakitiNya
Terlintas seketika akan kasihNya yang luar biasa di hidupku
Ketika Dia mau lahir di kandang domba yang hina,
Hidup dalam keterbatasan,
Hidup dalam celaan dan hinaan,
Ditinggalkan sahabat-sahabatNya,
Diolok-olok,
Memikul salib dengan cucuran darah dari kepala oleh mahkota duri,
Memikul salib dengan punggung yang penuh luka menganga
Air mataNya tak mampu lagi menetes
Namun Dia hanya diam
Sampai di kayu salib, dipermalukan di hadapan banyak orang
Darah menjadi pakaian yang terus menempel di sekujur tubuhNya
Dia tetap diam dan terus menanggung penderitaan itu
Yang ku tahu Dia rela mati untukku
Untukku yang banyak dosa
Untukkku yang tak pantas terdaftar di Kerajaan SorgaNya
Namun Dia tetap sayang padaku
Malu melihat diri ini yang masih bisa jatuh dan jatuh lagi
Bahkan ucapan terimakasih dan maaf jutaan kali masih kurang
Tapi, Dia tetap sayang padaku
Memberikanku kesempatan di setiap hariNya
Ketika ku membuka mataku pertama kali di pagi hari
Yang ku tahu, Dia ingin aku sempurna melihat hanya pada salibNya
Dia sayang aku
Dan jiwaku hidup karena kasihNya menyentuh sampai sumsum tulangku
I'm so sorry Jesus, and thanks a lot for Your Greatest Love for me
I promise, I promise, I promise
Still save me from the dark world until my time in the world is over
And hope oneday I will meet You and hug You deeply
ameen  ^_^

Tidak ada komentar:

Posting Komentar