Setahun
lebih aku mencariNya dengan cara ku.
Dalam
gelapNya malam
Dalam
derai air mata tak henti
Dalam
kesesakan hati
Mencari
dan terus mencari di setiap lembaran firmanNya
Namun,
nihil ku dapatkan
Tenang
hatiku, sesaat saja
Tanpa
mengerti
Masih
melalui malam yang sama di tahun yang sama
Menangis
dalam kesesakan lagi dalam doa yang tulus
Berharap
ada keajaiban datang dan hati bisa terubahkan
Yang
ku tau Dia tak pernah tutup telinga akan doa-doaku
Dia
tak pernah tutup mata akan air mata dan rapuhnya hatiku
Dia
menjawab doaku dengan caraNya
Lebih
indah dan sangat sempurna dari yang ku harapkan
Dia
beri aku sukacita penuh dan damai sejahtera yang ga bisa ku ungkapkan dengan
kata-kata
Aku
merasa Dia selalu di sampingku
Memelukku,
menjagaku, memastikan aku tetap berjalan di jalanNya
Setiap
ku jatuh akan pergumulanku, Dia tetap setia
Walau
hatiku tidak benar
Hatiku
tak tenang, seolah mendengar Dia sedang memanggilku dengan lirihNya
Ku
merasakan kekecewaanNya
Dia
sedih aku menyakitiNya
Terlintas
seketika akan kasihNya yang luar biasa di hidupku
Ketika
Dia mau lahir di kandang domba yang hina,
Hidup
dalam keterbatasan,
Hidup
dalam celaan dan hinaan,
Ditinggalkan
sahabat-sahabatNya,
Diolok-olok,
Memikul
salib dengan cucuran darah dari kepala oleh mahkota duri,
Memikul
salib dengan punggung yang penuh luka menganga
Air
mataNya tak mampu lagi menetes
Namun
Dia hanya diam
Sampai
di kayu salib, dipermalukan di hadapan banyak orang
Darah
menjadi pakaian yang terus menempel di sekujur tubuhNya
Dia
tetap diam dan terus menanggung penderitaan itu
Yang
ku tahu Dia rela mati untukku
Untukku
yang banyak dosa
Untukkku
yang tak pantas terdaftar di Kerajaan SorgaNya
Namun
Dia tetap sayang padaku
Malu
melihat diri ini yang masih bisa jatuh dan jatuh lagi
Bahkan
ucapan terimakasih dan maaf jutaan kali masih kurang
Tapi,
Dia tetap sayang padaku
Memberikanku
kesempatan di setiap hariNya
Ketika
ku membuka mataku pertama kali di pagi hari
Yang
ku tahu, Dia ingin aku sempurna melihat hanya pada salibNya
Dia
sayang aku
Dan
jiwaku hidup karena kasihNya menyentuh sampai sumsum tulangku
I'm
so sorry Jesus, and thanks a lot for Your Greatest Love for me
I
promise, I promise, I promise
Still
save me from the dark world until my time in the world is over
And
hope oneday I will meet You and hug You deeply
ameen
^_^
Tidak ada komentar:
Posting Komentar