Kamis, 05 Maret 2015

Pria Terbaikku



Pria terbaikku
By : Irma Natalina Malau

            Tak ada kata yang lebih indah yang mampu menggambarkan sesosok pria ini. Pria yang selalu hadir dalam setiap momen hidupku. Kanak-kanak, remaja, sampai dewasa, dia selalu di sampingku. Pria yang selalu memenuhi kebutuhanku. Tak terhitung lagi berapa tetes peluhnya tercurah untuk membuat masa depanku indah. Lelah tidak menjadi keluhannya asalkan putri kesayangannya mendapatkan yang terbaik setiap waktu.

            Senyumku, senyumnya. Marah menjadi hal yang paling sulit ku temukan dari dirinya. Diamnya cukup membuatku getir, karena ku tahu dia tidak senang akan keputusanku atau kecewa terhadapku. Aku tak pernah melihatnya menangis, namun entah sudah berapa kali dia berusaha menghentikan air mataku.

            Dia menemani ku di setiap langkahku. Cemburu saatku menceritakan pria yang sedang mendekatiku. Memeluk dan menciumku saat ku membanggakannya. Tak pernah dia minta hal dunia padaku, inginnya hanya menjadikanku bahagia.

            Membuatnya khawatir adalah kesalahan terbesarku. Dia akan setia menungguku di depan rumah saat ku pulang kemalaman. Tak ada amarah, hanya pertanyaan lembut kenapa aku pulang terlambat. Dia akan tidur ketika memastikanku sudah tertidur terlebih dahulu.

            Tetaplah di sampingku, papa. Temani putrimu melewati setiap fase hidupnya, sampai akhirnya engkau sendiri yang mengantarkan putrimu ini pada pria yang telah berdiri di altar pernikahannya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar